Continous Improvement with Kaizen
Training Continous Improvement dengan Kaizen
Budaya Kaizen di Indonesia memang masih asing ditelinga, namun dengan budaya ini sudah banyak perusahaan yang terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan karyawan dan perusahaan, karena melakukan semua hal dengan benar-benar efisien dan efektif. Selain itu budaya Kaizen juga memberikan dorongan inovasi kepada karyawan, menjadikan karyawan berfikir maju dan cerdas, dan dengan melibatkan seluruh anggota hierarki perusahaan, dengan cara bekerja sama dengan baik dan berinovasi agar produk tetap dapat bersaing dipasaran. Pelatihan selama 2 hari ini akan memberikan pemahaman mengenai pentingnya budaya kaizen terhadap kinerja karyawan, serta hubungan timbal-balik terhadap kemajuan perusahaan.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :
- Memahami tentang konsep dan pentingnya Kaizen dalam sebuah perusahaan
- Menyusun langkah-langkah dalam penerapan Kaizen
Materi
1. Perspektif Kaizen
- Deskripsi Kaizen
- Pentingnya penerapan Kaizen dalam perusahaan
- Point penting dalam Kaizen (3M, 5S, PDCA, 5W+1H)
2. Konsep Kaizen
3. Prinsip Kaizen
4. Menyusun langkah penerapan Kaizen dalam perusahaan
Metode
Presentasi, Diskusi, Brain storming, Case Study
Peserta
Training ini diperuntukkan bagi semua karyawan dari semua divisi dan semua level mulai dari level operator hingga top manajemen yang ingin belajar tentang budaya Kaizen.
Instruktur
Budi Basuki, ST.,M.Eng dan Team.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan merupakan aset penting bagi perkembangan perusahaan. Untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan kerja para karyawan, banyak perusahaan mengadakan pelatihan kerja/ training. Menurut PP No.31 tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, Pelatihan kerja adalah seluruh kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
Pemrograman berorientasi objek pertama-tama dibicarakan pada akhir tahun 1960 menggunakan bahasa SIMULA. Pada tahun 1970, bahasa pemrograman Smaltalk dikembangkan oleh Xerox PARC. Pada saat itu sebagian lain dari dunia menggunakan COBOL dan FORTRAN dengan metode dekomposisi fungsional. Analisis dan disain berorientasi objek adalah cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas. Pengertian “berorientasi objek” berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang tepat dalam perancangan sistem berorientasi objek.
Budaya Kaizen di Indonesia memang masih asing ditelinga, namun dengan budaya ini sudah banyak perusahaan yang terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan karyawan dan perusahaan, karena melakukan semua hal dengan benar-benar efisien dan efektif. Selain itu budaya Kaizen juga memberikan dorongan inovasi kepada karyawan, menjadikan karyawan berfikir maju dan cerdas, dan dengan melibatkan seluruh anggota hierarki perusahaan, dengan cara bekerja sama dengan baik dan berinovasi agar produk tetap dapat bersaing dipasaran. Pelatihan selama 2 hari ini akan memberikan pemahaman mengenai pentingnya budaya kaizen terhadap kinerja karyawan, serta hubungan timbal-balik terhadap kemajuan perusahaan.
Masalah pelanggan sangat kompeks. Dan yang paling penting bagi perusahaan maupun para wirausaha mampu membangkit minat pelanggan. Pada dasarnya, kebutuhan dan keinginan manusia sebagai individu maupun golongan selalu meningkat. Kebutuhan manusia sangat beraneka ragam antara lain: kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Dengan adanya kebutuhan yang beraneka ragam itu, maka pertumbuhan ekonomi suatu masyarakat pun akan meningkat. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi tersebut maka dunia usahapun berkembang semakin luas, komplek, dan bervariasi.
Tidak mudah menjadi sesorang yang pandai dalam melayani. Karena pelayanan membutuhkan ketrampilan yang ahli agar dapat memuaskan para pelanggan tanpa complain. Setiap pekerjaan besar dihasilkan oleh tim yang produktif dan berkualitas. Bekerja dalam tim berarti melibatkan berbagai potensi, pengetahuan, kemampuan, pengalaman, sifat, sikap, karakter, emosi, pikiran, dan kebiasaan. Untuk itu, diperlukan atmosfer kerja yang ikhlas dalam komunikasi, pelayanan, kontribusi, kolaborasi, koordinasi, dan sinergi; agar kerja sama tim dapat mencapai sukses dan kebahagiaan bersama di tempat kerja. Kecerdasan untuk bekerja sama dalam organisasi akan memudahkan setiap orang, untuk mencapai hasil yang lebih besar dan lebih solid dalam kebersamaan yang efektif dan produktif. Bekerja sebagai bagian dari tim yang efektif dan produktif, haruslah menjadi motivasi yang kuat dari setiap individu dan organisasi. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai coaching a service team serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Setiap organisasi maupun perusahaan pasti mempunyai rencana atau planning untuk memajukan perusahaan. Dalam kerangka tujuan jangka panjang, rencana tersebut dikenal sebagai perencanaan strategis yang merupakan gambaran kegiatan atau program kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa perencanaan strategi yang baik, maka sebuah perencanaan tidak akan berpengaruh dalam implementasi program kerja organisasi atau perusahaan.
Setiap individu dalam kehidupan membutuhkan perencanaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lai pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Pelatihan ini akan membahas mengenai planning atau perencanaan.
Salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu industri adalah kelancaran proses produksi yang ditentukan oleh kondisi sumber daya seperti manusia, mesin atau sarana penunjang lainnya. Kondisi siap pakai dari mesin dan sarana penunjang lainnya dapat dijaga dan ditingkatkan kemampuannya dengan menerapkan program perawatan yang terencana, teratur dan terkontrol melalui teknik preventive & predictive maintenance. Preventive ataupun predictive maintenance merupakan metode dalam penjadwalan perawatan mesin ataupun sarana penunjang lainnya, sehingga kerusakan mesin yang fatal dapat dihindari. Melalui pelatihan ini para peserta akan diberikan pengetahuan dalam melakukan penyusunan program pemeliharaan yang terencana, teratur, dan terkontrol melalui berbagai studi kasus actual dengan menggunakan metoda dan teknik mutakhir
Konflik dalam perusahaan kadangkala dibutuhkan untuk dapat menciptakan mekanisme pengembangan proses yang tepat dan meningkatkan daya saing. Terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa konflik dibutuhkan.