Effective Team Work
Training Effective Team Work
Kerja bersama tim yang dibentuk untuk menyelesaikan suatu tugas, biasa disebut tim kerja atau teamwork. Namun sejauh mana tim kerja tersebut efektif dalam bekerja, perlu pengkajian lebih jauh terhadap tim tersebut. Pelatihan Effective Teamwork akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan ketrampilan tentang tim kerja yang efektif.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat :
- Memahami dasar-dasar pembentukan suatu tim
- Mengidentifikasi komunikasi yang efektif dalam tim
- Memahami nilai-nilai tim berkinerja tinggi
Materi
1. What is a Team?
- Teams and The Organization
- Groups versus Teams
- Types of Teams
- Characteristics of Teams
2. The stages of team development
3. The different roles and responsibilities within teams
4. Identify effective communication in a Team
- Levels
- Barriers
- Emotional Intelligence
5. Identify effective Team Behavior
6. Systematic Team Work
7. The value of High Performance Teams
- Characteristics
- Maintenance
- Causes of Low Performance
8. How to lead a high performance team.
Peserta
Personil yang dapat mengikuti pelatihan yaitu: Staff, Supervisor, Manager hingga level di atasnya dari semua divisi, praktisi, atau siapa saja yang ingin menambah pengetahuan mengenai Team Work Skill dalam meningkatkan Performance diri atau Perusahaan.
Instruktur
Titik Nurbiyati, M.Si dan Team.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan merupakan aset penting bagi perkembangan perusahaan. Untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan kerja para karyawan, banyak perusahaan mengadakan pelatihan kerja/ training. Menurut PP No.31 tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, Pelatihan kerja adalah seluruh kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
Tidak mudah menjadi sesorang yang pandai dalam melayani. Karena pelayanan membutuhkan ketrampilan yang ahli agar dapat memuaskan para pelanggan tanpa complain. Setiap pekerjaan besar dihasilkan oleh tim yang produktif dan berkualitas. Bekerja dalam tim berarti melibatkan berbagai potensi, pengetahuan, kemampuan, pengalaman, sifat, sikap, karakter, emosi, pikiran, dan kebiasaan. Untuk itu, diperlukan atmosfer kerja yang ikhlas dalam komunikasi, pelayanan, kontribusi, kolaborasi, koordinasi, dan sinergi; agar kerja sama tim dapat mencapai sukses dan kebahagiaan bersama di tempat kerja. Kecerdasan untuk bekerja sama dalam organisasi akan memudahkan setiap orang, untuk mencapai hasil yang lebih besar dan lebih solid dalam kebersamaan yang efektif dan produktif. Bekerja sebagai bagian dari tim yang efektif dan produktif, haruslah menjadi motivasi yang kuat dari setiap individu dan organisasi. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai coaching a service team serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Indonesia terkenal dengan budayanya yang beragam, masyarakat yang begitu ramah dan alam yang mempesona wisatawan. Banyak dijumpai wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, sebut saja pulau Bali. Bali memang salah satu tujuan andalan bagi wisatawan mancanegara. Tak hanya Bali, kota Yogyakarta dengan segala budaya yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Bidang pariwisata adalah salah satu penghasil devisa besar bagi Indonesia.
Setiap individu dalam kehidupan membutuhkan perencanaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lai pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Pelatihan ini akan membahas mengenai planning atau perencanaan.
Setiap individu memiliki gaya kepempinan dan kecenderungan yang berbeda-beda. Gaya kepemimpinan tersebut merupakan ciri karakter suatu pemimpin. Terdapat banyak jenis gaya kepemimpinan di dunia, terutama di Indonesia. Ketika berinteraksi dengan seseorang yang gaya kepemimpinan dan kecenderungan yang mirip dengan diri sendiri, komunikasi yang terjalin relatif akan lebih mudah. Namun, ketika bekerja dengan orang-orang yang gaya kepemimpinannya berbeda dari diri sendiri, komunikasi dan kerjasama dapat sulit terjalin.
Sebagai manusia kita pasti akan berkomunikasi dengan orang lain, beradaptasi dengan linkungan sekitar. Kita harus pandai dalam mengelola emosi, perilaku dan pikiran. Dengan begitu akan banyak orang yang respect pada diri kita. Memperlihatkan suatu perilaku tertentu mengindikasikan kemungkinan yang bertambah besar bagi diperlihatkannya lebih banyak perilaku yang ditampilkan dengan niat yang sangat mirip, tetapi tidak harus lebih banyak perilaku yang sama secara struktur, tapi berbeda dalam niat yang melatarbelakanginya. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai Personal Effectiveness serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Leadership skill merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap karyawan dari level staff, supervisor dan staf eksekutif organisasi sesuai tuntutan tugas dan tanggung jawab yang diemban mereka. Kepemimpinan dapat diartikan sebagai suatu ketrampilan mempengaruhi orang lain (dalam hal ini bawahan) untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dengan cara yang tidak memaksa. Untuk melaksanakan fungsi kepemimpinan ini maka sebagai pemimpin harus mampu belajar dari pengalaman yang lalu, mampu mendengar, bersikap asertif, mampu memfungsikan feedback, mampu mengelola stres yang mungkin timbul di tempat kerja, mampu menjalin hubungan dengan atasan atau rekan kerja, dan sebagainya. Melalui pelatihan ini para peserta diharapkan akan memiliki kemampuan dasar kepemimpinan di tempat kerja.
Training Lead Change without Authority
Training Coaching Supportive & Directive Approaches