Pelatihan Managing Stress dan Burn Out for Customer Service
Managing Stress & Burn Out for Customer Service
Pelatihan Managing Stress & Burn Out for Customer Service
Deskripsi
Pekerjaan Customer Service adalah jenis pekerjaan yang mengundang stres cukup besar. CS karena intensitas relasinya dengan customer yang kadang menimbulkan hal2 yang tidak mengenakan. Stres adalah sesuatu yang kita butuhkan, namun agar stres dapat menimbulkan efek positif maka kita perlu mengelolanya dengan baik.
Stres yang berlangsung berkepanjangan bisa menimbulkan burn out yang merupakan padamnya motivasi seseorang untuk dapat bekerja dengan optimal. Hilangnya kegairahan dalam bekerja ini bisa menimbulkan apatisme yang semakin lama semakin menyulitkan seseorang untuk dapat berkonsentrasi dalam pekerjaannya.
Workshop ini akan memberikan pemahaman pada peserta mengenai stres dan burn out di dalam pekerjaan mereka dan bagaimana pengelolaan diri yang diperlukan untuk dapat mengatasinya.
Sasaran
Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola stres dan mengatasi burn out.
Outline
* Memahami makna stres dan burn out.
* Questionair/inventory yang mengukur stres Anda
* Memahami sumber-sumber stres
* Memahami makna kerja dan kaitannya dengan stres & burn out
* Mengembangkan berbagai sikap hidup yang tepat yang menjauhkan kita dari stres dan burn out
* Prinsip-prinsip Managing Stress
* Mengenal beberapa metode pengelolaan diri untuk mengatasi stres: meditasi, dll.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

DESKRIPSI
Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin (5-R) adalah kondisi tempat kerja yang siap pakai dan siap tumbuh dalam suatu perusahaan. Kondisi ini tidak akan muncul begitu saja. Karena, untuk mengembangkannya diperlukan usaha rekayasa budaya kerja. Rekayasa budaya kerja melibatkan perubahan pola pikir dari banyak orang yang terlibat dalam suatu perusahaan sampai menghasilkan kebiasaan-kebiasaan positif di tempat kerja. Sebagai langkah awal pengembangan budaya kerja yang produktif dan efisien, 5-R merupakan langkah yang paling tepat.
All attendees will receive a certificate of appreciation attesting to their participant in the training. This certificate will be providing in exchange for a completed training questionnaire.
Goal setting adalah sebuah proses penetapan sasaran dalam sebuah pekerjaan. Ada beberapa langkah dalam penerapan penetapan tujuan/sasaran yaitu : menjelaskan maksud penetapan target tersebut, menetapkan target yang jelas, dan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan.
Berkomunikasi adalah salah satu cara untuk berinteraksi dengan individu lainnya, baik komunikasi verbal maupun non verbal. Sebagai seorang pemimpin haruslah cerdas mencapai kesepakatan dengan pemimpin-pemimpin lain buat kebaikan orang banyak. Seorang pemimpin haruslah pintar berbicara untuk membangun komunikasi yang hebat dengan banyak orang. Pemimpin juga hendaknya memperlihatkan contoh kepemimpinan yang efektif melalui kemampuan berkomunikasi yang konsisten dalam komitmen yang dipercaya oleh banyak orang. Dengan berkomunikasi tersebut seorang pimpinan dapat dinilai, karena cara berkomunikasi dapat mencerminkan kepribadian. Pelatihan ini membahas mengenai komunikasi dengan kepimpinan dan pelatihan ini bermanfaat bagi para pimpinan perusahaan, maupun manager perusahaan.
Setiap individu dalam kehidupan membutuhkan perencanaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lai pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Pelatihan ini akan membahas mengenai planning atau perencanaan.
Konflik dalam perusahaan kadangkala dibutuhkan untuk dapat menciptakan mekanisme pengembangan proses yang tepat dan meningkatkan daya saing. Terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa konflik dibutuhkan.
Setiap individu memiliki gaya kepempinan dan kecenderungan yang berbeda-beda. Gaya kepemimpinan tersebut merupakan ciri karakter suatu pemimpin. Terdapat banyak jenis gaya kepemimpinan di dunia, terutama di Indonesia. Ketika berinteraksi dengan seseorang yang gaya kepemimpinan dan kecenderungan yang mirip dengan diri sendiri, komunikasi yang terjalin relatif akan lebih mudah. Namun, ketika bekerja dengan orang-orang yang gaya kepemimpinannya berbeda dari diri sendiri, komunikasi dan kerjasama dapat sulit terjalin.
Sebagai manusia kita pasti akan berkomunikasi dengan orang lain, beradaptasi dengan linkungan sekitar. Kita harus pandai dalam mengelola emosi, perilaku dan pikiran. Dengan begitu akan banyak orang yang respect pada diri kita. Memperlihatkan suatu perilaku tertentu mengindikasikan kemungkinan yang bertambah besar bagi diperlihatkannya lebih banyak perilaku yang ditampilkan dengan niat yang sangat mirip, tetapi tidak harus lebih banyak perilaku yang sama secara struktur, tapi berbeda dalam niat yang melatarbelakanginya. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai Personal Effectiveness serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.