Communicate to Lead
Pelatihan Komunikasi untuk Pemimpin
Berkomunikasi adalah salah satu cara untuk berinteraksi dengan individu lainnya, baik komunikasi verbal maupun non verbal. Sebagai seorang pemimpin haruslah cerdas mencapai kesepakatan dengan pemimpin-pemimpin lain buat kebaikan orang banyak. Seorang pemimpin haruslah pintar berbicara untuk membangun komunikasi yang hebat dengan banyak orang. Pemimpin juga hendaknya memperlihatkan contoh kepemimpinan yang efektif melalui kemampuan berkomunikasi yang konsisten dalam komitmen yang dipercaya oleh banyak orang. Dengan berkomunikasi tersebut seorang pimpinan dapat dinilai, karena cara berkomunikasi dapat mencerminkan kepribadian. Pelatihan ini membahas mengenai komunikasi dengan kepimpinan dan pelatihan ini bermanfaat bagi para pimpinan perusahaan, maupun manager perusahaan.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan :
- Mampu mengelola cara komunikasi dengan tepat;
- Menambah ilmu mengenai komunikasi memimpin
Materi
- Pengertian Komunikasi
- Komunikasi gaya kepimpinan
- Tata cara komunikasi yang baik
- Jenis-jenis komunikasi kepimpinan
- Mengasah gaya komunikasi kepemimpinan
- Diskusi dan studi kasus
Peserta
Training ini diperuntukkan bagi:
Staff, Supervisor, Manager hingga level di atasnya dari Divisi SDM atau divisi lainnya yang membutuhkan training ini;
Praktisi, Profesional atau siapapun yang ingin menambah pengetahuan mengenai mengenai komunikasi kepemimpinan.
Instruktur
M. Mahfud, M.Si dan Team.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Setiap perusahaan memiliki beberapa tim di berbagai bidang. Menyatukan beberapa individu dalam satu tim tidaklah mudah. Bagi seorang pemimpin suatu tim harus bisa membimbing dan mampu membawa timnya dalam keberhasilan. Tim yang dinamis adalah tim yang berkinerja tinggi, tim yang memanfaatkan energinya untuk menghasilkan sesuatu. Tim tersebut merupakan tim yang percaya diri, tim yang para anggotanya menyadari kekuatannya dan menggunakannya untuk mencapai tujuan. Mereka juga merupakan tim yang pada anggotanya saling membantu satu sama lain, saling memberikan umpan balik dan saling memotivasi. Pelatihan ini akan membahas mengenai leading strong teams dan sangat bermanfaat bagi pemimpin suatu tim.
Tantangan kunci kepemimpinan adalah tentang bagaimana para pemimpin memobilisasi orang lain untuk ingin mendapatkan sesuatu yang luar biasa dilakukan. Pemimpin besar mengubah nilai-nilai ke dalam tindakan, visi menjadi realitas, rintangan menjadi inovasi, keterpisahan menjadi solidaritas, dan resiko menja di penghargaan. Mereka menciptakan iklim di mana orang beralih peluang menantang menjadi keberhasilan yang luar biasa.
Setiap individu dalam kehidupan membutuhkan perencanaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lai pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Pelatihan ini akan membahas mengenai planning atau perencanaan.
Konflik dalam perusahaan kadangkala dibutuhkan untuk dapat menciptakan mekanisme pengembangan proses yang tepat dan meningkatkan daya saing. Terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa konflik dibutuhkan.
Dalam kehidupan berinteraksi dengan individu lain pasti akan menemukan suatu konflik. Tak terkecuali dalam dunia kerja. Konflik dalam perusahaan kadangkala dibutuhkan untuk dapat menciptakan mekanisme pengembangan proses yang tepat dan meningkatkan daya saing. Terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa konflik dibutuhkan. Penanganan konflik yang tepat justru dapat mengembangkan budaya perusahaan yang terlegitimasi secara tepat. Proses pengembangan budaya perusahaan yang maksimal dapat dioptimalkan melalui konflik. Aspek konflik yang dikelola berdasarkan status kompetisi dapat mengakulturasi nilai-nilai yang kuat khususnya apabila konflik itu sendiri dijalankan seiring dengan proses mengoptimalkan budaya perusahaan yang ada dalam organisasi. Konflik apabila dikelola secara tepat dapat menghasilkan suatu stimulasi pertumbuhan bisnis secara tepat. Pelatihan ini akan membahas bagaimana mengelola konflik dengan baik sehingga perusahaan tidak akan dirugikan dengan adanya konflik tersebut.
Setiap individu memiliki gaya kepempinan dan kecenderungan yang berbeda-beda. Gaya kepemimpinan tersebut merupakan ciri karakter suatu pemimpin. Terdapat banyak jenis gaya kepemimpinan di dunia, terutama di Indonesia. Ketika berinteraksi dengan seseorang yang gaya kepemimpinan dan kecenderungan yang mirip dengan diri sendiri, komunikasi yang terjalin relatif akan lebih mudah. Namun, ketika bekerja dengan orang-orang yang gaya kepemimpinannya berbeda dari diri sendiri, komunikasi dan kerjasama dapat sulit terjalin.
Sebagai manusia kita pasti akan berkomunikasi dengan orang lain, beradaptasi dengan linkungan sekitar. Kita harus pandai dalam mengelola emosi, perilaku dan pikiran. Dengan begitu akan banyak orang yang respect pada diri kita. Memperlihatkan suatu perilaku tertentu mengindikasikan kemungkinan yang bertambah besar bagi diperlihatkannya lebih banyak perilaku yang ditampilkan dengan niat yang sangat mirip, tetapi tidak harus lebih banyak perilaku yang sama secara struktur, tapi berbeda dalam niat yang melatarbelakanginya. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai Personal Effectiveness serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Leadership skill merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap karyawan dari level staff, supervisor dan staf eksekutif organisasi sesuai tuntutan tugas dan tanggung jawab yang diemban mereka. Kepemimpinan dapat diartikan sebagai suatu ketrampilan mempengaruhi orang lain (dalam hal ini bawahan) untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dengan cara yang tidak memaksa. Untuk melaksanakan fungsi kepemimpinan ini maka sebagai pemimpin harus mampu belajar dari pengalaman yang lalu, mampu mendengar, bersikap asertif, mampu memfungsikan feedback, mampu mengelola stres yang mungkin timbul di tempat kerja, mampu menjalin hubungan dengan atasan atau rekan kerja, dan sebagainya. Melalui pelatihan ini para peserta diharapkan akan memiliki kemampuan dasar kepemimpinan di tempat kerja.
Coaching juga berkembang sebagai bentuk alami dari kepemimpinan. Coaching membantu staf retensi dan retensi staf adalah fungsi manajemen yang baik dan keterampilan kepemimpinan yang baik. Coaching semakin diakui sebagai suatu metodologi untuk menciptakan percakapan yang lebih efektif, untuk menilai dan merumuskan nilai-nilai dan tujuan dan mencapai solusi. Coaching bukan merupakan alternatif untuk menangani masalah kinerja atau integritas atau peluang kesempatan terakhir untuk berprestasi akan tetapi merupakan bentuk peregangan individu – membuat orang sukses untuk menjadi lebih baik, memindahkan mereka ke tingkat potensi diri yang lebih tinggi. Training ini akan memberikan pengetahuan bagi para personil yang terlibat sebagai coach dalam perusahaan agar lebih optimal ketika tampil dalam suatu kegiatan coaching.