Goals Setting Performance
Training Goals Setting Performance
Deskripsi
Goal setting adalah sebuah proses penetapan sasaran dalam sebuah pekerjaan. Ada beberapa langkah dalam penerapan penetapan tujuan/sasaran yaitu : menjelaskan maksud penetapan target tersebut, menetapkan target yang jelas, dan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan.
Dalam menerapkan Goal setting diperlukan beberapa langkah dari perspektif manajemen yaitu antara lain: diagnosis kesiapan, mempersiapkan tenaga kerja berkenaan dengan interaksi antara individu, komunikasi, pelatihan dan perencanaan, penekanan pada sasaran yang harus diketahui dan dimengerti oleh manajer dan bawahannya, evaluasi tindak lanjut untuk penyesuaian sasaran yang ditentukan, dan evaluasi tindak lanjut akhir untuk memeriksa cara pengerjaan dan modifikasi yang ditentukan.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi goal setting antara lain adalah : penerimaan (acceptance), komitmen (commitment), kejelasan (specifity), umpan balik (feedback), partisipasi (participation) dan tantangan (challenger).
Training ini akan memberikan pemahaman mengenai konsep Goal Setting Performance serta langkah implementasinya.
Tujuan
- Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengembangkan dan
- merumuskan sasaran kinerja dan mencapai target yang telah ditetapkan secara optimal.
Materi
- Peran Goals Setting dalam meraih keberhasilan kinerja;
- Merumuskan Sasaran Kinerja secara Efektif;
- Sumber-sumber yang Perlu Dimanfaatkan dalam Merumuskan Sasaran Kinerja;
- Menselaraskan Sasaran Kinerja Karyawan dengan Sasaran Kinerja Unit/Bagian;
- Mengidentifikasi dan Mendefenisikan Key Performance Indicators (KPI) secara Tepat;
- Menetapkan Target Kinerja dengan Prinsip SMART;
- Membangun Dialog secara Efektif dalam Penentuan Target Kinerja;
- Metode untuk Mengimplementasikan dan Memantau Pencapaian Target Kinerja;
- Study Kasus dan Diskusi
Peserta
Training ini diperuntukkan bagi:
Staff, Supervisor, Manager hingga level di atasnya dari divisi HRD, STrategi, pengambil Kebijakan atau divisi lain yang membutuhkan training ini;
Praktisi, Profesional atau siapapun yang ingin menambah pengetahuan mengenai Goals Setting.
Instruktur
Audith Turmudhi, MM dan Team
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Kerja bersama tim yang dibentuk untuk menyelesaikan suatu tugas, biasa disebut tim kerja atau teamwork. Namun sejauh mana tim kerja tersebut efektif dalam bekerja, perlu pengkajian lebih jauh terhadap tim tersebut. Pelatihan Effective Teamwork akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan ketrampilan tentang tim kerja yang efektif.
CATIA (Computer Aided Three Dimensional Interactive Application) adalah software multi-platform, CAD yang berfungsi dalam melakukan disain, CAE yang berfungsi dalam melakukan rekayasa disain dan CAM yang berfungsi untuk proses manufacturing. Software ini dikembangkan oleh Dassault Systemes yang berasal dari Perancis dan dipasarkan oleh IBM, namun sayangnya sejak tahun 2008 untuk penjualan CATIA di Indonesia dilakukan langsung oleh Dassault Systemes melalui Business Partner-nya. Dengan kelebihannya sebagai software yang multi-paltform, CATIA sangat memanjakan penggunanya sehingga hanya dengan satu software sudah dapat melakukan desain, analisa, dan desain proses manufacturing sampai simulasinya.
Sejak dilahirkan pada dasarnya manusia sudah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin, minimal untuk dirinya sendiri. Kepemimpinan diri adalah proses diri seseorang dalam belajar untuk mengetahui dan berusaha memahami pribadi menjadi lebih baik, serta dapat mengendalikan dirinya sendiri. Dalam hal pengembangan kepemimpinan adalah usaha untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan ketingkat yang lebih tinggi. Inti kepemimpinan adalah pengaruh, yaitu kemampuan untuk mendapatkan pengikut dan juga merupakan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar orang lain itu mau mengikuti dengan rela dan sadar, inilah yang perlu dikembangkan mulai dari tingkat awal sampai ketingkat yang paling tinggi.
Kondisi bisnis dan persaingan bisnis yang tidak stabil menuntut setiap personil yang berperan dalam system perusahaan untuk memiliki sikap antisipasi terhadap segala perubahan yang terjadi. Lingkungan bisnis yang sistemik semacam ini membutuhkan personil-personil yang dinamis yang dapat menyesuaikan terhadap perkembangan dan mengambil keputusan secara tepat. Proses pemecahan masalah yang hanya berdasarkan pemahaman hubungan sebab-akibat, seringkali akan memperburuk situasi.
Produktivitas merupakan perbandingan antara hasil keluaran dengan hasil masukan. keefektifan ini dilihat dari beberapa faktor masukan yang dipakai dibandingkan dengan hasil yang dicapai. Sedangkan produktivitas kerja yaitu jumlah produksi yang dapat dihasilkan dalam waktu tertentu. Produksi yang dinamis memiliki kemampuan berpikir dan motivasi kerja, apabila pihak manajemen perusahaan mampu meningkatkan motivasi mereka, maka produktivitas kerja akan meningkat. Training ini akan memberikan pemahaman mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.
Mentoring merupakan salah satu ketrampilan kepemimpinan yang penting untuk mengelola, memotivasi serta membantu orang lain untu tumbuh, berkembang dan efektif dalam melakukan pekerjaannya. Training ini akan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai konsep mentoring dalam suatu organisasi hingga langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjadi seorang mentor.
Komunikasi, Negosiasi dan Presentasi merupakan keterampilan yang saling terkait dan kunci untuk sukses baik setiap individu dalam membangun karir mereka dan untuk organisasi di mana mereka bekerja. Mengacu pada classical learning, penelitian psycho-linguistic dan ide-ide yang terkait dengan NLP dan Emotional Intelligence, ini sangat interaktif dan program ini dapat membantu peserta mengeksplorasi dan mempraktekkan prinsip-prinsip dan teknik yang mereka butuhkan untuk menjadi komunikator yang efektif, negosiator dan presenter. Yang paling penting, hal ini berfokus pada membantu mereka menerapkan keterampilan di tempat kerja sebagai bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Penilaian kinerja merupakan suatu aspek yang dapat menjadikan perusahaan mencapai keunggulan bersaing di pasar. Penilaian kinerja perlu kerangka terorganisir yang dapat menganalisis dan mengevaluasi kondisi lingkungannya secara terus menerus. Salah satu alat untuk penilaian kinerja secara menyeluruh adalah model EFQM yang merupakan alat praktis untuk membantu organisasi mencapai kesuksesan EFQM ( European federation of quality management ) dibagi ke dalam 5 kriteria yang memungkinkan kinerja berlangsung yaitu, kepemimpinan, sumber daya manusia, kebijakan dan strategi, kemitraan dan sumber daya, serta proses. Seorang pemimpin perusahaan harus mampu memahami model penilaian EFQM sebagai aspek produktivitas perusahaan sehingga kinerja dapat terorganisir dan dapat memberikan dampak positive bagi kualitas perusahaan.