Diversity : Global Travel and Culture
Training Diversity : Global Travel and Culture
Indonesia terkenal dengan budayanya yang beragam, masyarakat yang begitu ramah dan alam yang mempesona wisatawan. Banyak dijumpai wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, sebut saja pulau Bali. Bali memang salah satu tujuan andalan bagi wisatawan mancanegara. Tak hanya Bali, kota Yogyakarta dengan segala budaya yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Bidang pariwisata adalah salah satu penghasil devisa besar bagi Indonesia.
Untuk itu, pemerintahnya hendaknya memikirkan kembali cara agar pariwisata Indonesia makin berkembang dan mampu menunjukan ke seluruh dunia bahwa Indonesia memiliki kualitas pariwisata bertaraf internasional. Dengan acaranya diversivikasi antara pariwisata global dengan budaya akan menambah daya tarik wisatawan datang ke Indonesia. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai Diversity: Global Travel and Culture serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Tujuan Diversity : Global Travel and Culture
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :
- Memahami konsep Diversity: Global Travel and Culture;
- Mampu menciptakan penggabungan antara pariwisata global dengan budaya;
- Lebih mengenali lebih dalam mengenai pariwisata dan budaya di Indonesia
Materi Diversity : Global Travel and Culture
- Konsep Diversity: Global Travel and Culture
- Pengertian pariwisata dan budaya
- Keanekaragaman budaya
- Masalah dalam pariwisata
- Hambatan dalam diversity : global travel dan culture
- Studi Kasus dan Diskusi
Peserta
Training ini diperuntukkan bagi:
Supervisor, Manager ataupun level di atasnya dari Dinas pariwisata, ataupun pihak/dinas/instansi lainnya yang membutuhkan training ini;
Praktisi atau Profesional yang ingin menambah pengetahuan mengenai Diversity: Global Travel and Culture
Instruktur Diversity : Global Travel and Culture
Yunita anggarini, M.Si dan Team.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Setiap hari lingkungan sekitar mengalami perubahan. Tak hanya lingkungan, perubahan terhadap teknologi sangat cepat berubah. Ini merupakan tanda-tanda era globalisasi. Perkembangan organisasi sejalan dengan perubahan lingkungan telah menuntut organisasi untuk membuka diri terhadap tuntutan perubahan dan berupaya menyusun strategi kebijakan yang selaras dengan perubahan lingkungan. Sebagai upaya untuk mengantisipasi tuntutan organisasi, pembinaan dan pegembangan sumber daya manusia merupakan suatu hal yang mutlak harus segera dilakukan.
Dalam suatu jaringan dibutuhkan juga perancangan agar dapat berjalan sesuai dengan rencana dan mengefektifkan waktu yang ada sehingga membantu karyawan yang menggunakan jaringan tersebut. Manajemen jaringan ini menjamin ketersediaan yang tinggi melalui penemuan secara cepat masalah yang dapat mengakibatkan penurunan performansi dengan menerapkan fungsi-fungsi pengendalian termasuk diagnosa, perbaikan, testing dan backup.Kegiatan yang diperlukan untuk menilai indikator performansi operasi jaringan secara berkesinambungan.
Pada era modern ini, semakin dibutuhkan alat test yang secara alamiah berada pada tubuh manusia itu sendiri yaitu tandatangan dan tulisan tangan atau Graphology. Graphologi adalah salah satu metode ilmu pengetahuan tentang cara memahami kepribadian seseorang melalui tulisan tangan, pada saat menulis, kita dipengaruhi oleh variasi perasaan kita secara fisik maupun psikologi.
Fotografi merupakan kegiatan atau proses menghasilkan suatu seni gambar/ foto melalui media cahaya dengan alat yang disebut kamera dengan maksud dan tujuan tertentu. Untuk menghasilkan gambar atau foto yang berkualitas, diperlukan pengetahuan serta ketrampilan yang baik mengenai fotografi. Selain itu, seorang fotografer yang handal juga harus memahami seni serta kemampuan fotografi yang dimilikinya. Terdapat beberapa faktor yang penting dalam menunjang kualitas foto yang dihasilkan, factor pertama yaitu pencahayaan.
Setiap organisasi maupun perusahaan pasti mempunyai rencana atau planning untuk memajukan perusahaan. Dalam kerangka tujuan jangka panjang, rencana tersebut dikenal sebagai perencanaan strategis yang merupakan gambaran kegiatan atau program kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa perencanaan strategi yang baik, maka sebuah perencanaan tidak akan berpengaruh dalam implementasi program kerja organisasi atau perusahaan.
Setiap individu dalam kehidupan membutuhkan perencanaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lai pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Pelatihan ini akan membahas mengenai planning atau perencanaan.
Peraturan pemerintah No 6 tahun 2006 mengatur tentang pengelolaan Aset Negara/ barang Milik Negara agar lebih tertib, akuntabel dan transparan. Pengelolaan aset negara yang professional dan modern dengan mengedepankan good governance di satu sisi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pengelolaan keuangan negara dari masyarakat/ stakeholder. Adanya strategi pengelolaan maupun pengawasan dan pemanfaatan aset perusahaan/ BMN secara komprehensif diharapkan dapat meningkatkan transparansi pemerintah sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman secara mendalam mengenai strategi pengelolaan, pengawasan dan pemanfaatan aset Negara/BMN secara komprehensif.
Rumah sakit sebagai lembaga sosio-ekonomi mempunyai tanggung jawab sosial terhadap kesehatan masyarakat. Dalam melaksanakan fungsi sosialnya diperlukan dana yang cukup agar rumah sakit dapat terus melangsungkan kegiatan operasionalnya secara wajar. Oleh karena itu rumah sakit harus mempunyai unit-unit layanan yang menghasilkan pendapatan (revenue).
Ketrampilan mempengaruhi orang lain (lobbying) dan bernegosiasi sangat diperlukan dalam melakukan komunikasi, baik komunikasi internal organisasi maupun teradap pihak-pihak eksternal perusahaan. Ketrampilan tersebut utamanya sangat dibutuhkan oleh personil-personil yang menduduki peringkat atas perusahaan karena berkepentingan terhadap banyak pihak dan berkaitan dengan kepentingan strategis perusahaan. Tujuan utama dari proses lobbying dan negosiasi tersebut yaitu memenangkan suatu kondisi tertentu tanpa membuat pihak mitra negosiasi merasa terkalahkan. Untuk menciptakan kondisi tersebut, banyak strategi dan taktik yang digunakan. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai strategi dan teaktik dalam meningkatkan ketrampilan lobbying dan negosiasi, khususnya bagi para pemimpin perusahaan.