PELATIHAN MANAGING FAILURE WITH P-M AND WHY-WHY ANALYSIS
MANAGING FAILURE WITH P-M AND WHY-WHY ANALYSIS
PELATIHAN MANAGING FAILURE WITH P-M AND WHY-WHY ANALYSIS
Description
Kegagalan (breakdown/loss) dapat dikatakan sebagai sebuah fenomena natural dari peralatan apapun. Kemunculan kegagalan ini terkadang sulit untuk bisa diprediksi, sementara sering sekali dampak yang diakibatkan dari kegagalan bersangkutan relatif signifikan terhadap performansi dari peralatan.
P-M dan Why-Why Analysis merupakan tool yang sangat efektif dalam mengelola kegagalan peralatan yang umum digunakan di banyak industri, terutama untuk kegagalan yang bersifat kronis. P-M dan Why-Why Analysis ini akan mampu memfasilitasi pencarian dan penentuan berbagai kondisi yang berkontribusi dan berbagai akar penyebab dari kegagalan untuk kemudian dilakukan eksplorasi berbagai corrective action yang akan dapat menangani dan memecahkan akar penyebab tersebut.
TUJUAN PELATIHAN
1. Peserta mampu memahami konsep dari P-M dan Why-Why Analysis.
2. Peserta memahami dan menguasai langkah-langkah konstruksi dari P-M dan Why-Why Analysis.
3. Peserta mampu melakukan analisis akar penyebab dengan Why-Why Analysis.
4. Peserta mampu mengaplikasikan metode P-M dan Why-Why Analysis sebagai dasar melakukan improvement.
Outline
* Pengantar: Fungsi dan Kegagalan Peralatan.
* Konsep dari P-M Analysis.
* Tahapan P-M Analysis:
+ Fenomena Kegagalan,
+ Kajian Fisikal,
+ Analisis terhadap Kondisi yang Berkontribusi,
+ Analisis Penyebab Kegagalan (Mesin, Manusia, Material, dan Metode),
+ Pencarian dan Penanganan Akar Penyebab (dengan Why-Why Analysis),
+ Evaluasi Hasil,
+ Standarisasi.
* 4. Studi Kasus dan Workshop.
Jadwal TMI Consultant 2026
Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
Batch 4 : 8 – 9 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
Batch 9 : 9 – 10 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 4 – 5 November 2026
Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026
Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
Biaya dan Lokasi Pelatihan :
- Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
- Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
- Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
- Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.
Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:
- Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
- Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
- 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
- Training Room Full AC and Multimedia.
- Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
- Softfile Foto Training
- Sertifikat Pelatihan.
- Souvenir Exclusive.

Deskripsi
Deskripsi
Deskripsi
Deskripsi
DESKRIPSI
OBJECTIVE
Deskripsi
Pemrograman berorientasi objek pertama-tama dibicarakan pada akhir tahun 1960 menggunakan bahasa SIMULA. Pada tahun 1970, bahasa pemrograman Smaltalk dikembangkan oleh Xerox PARC. Pada saat itu sebagian lain dari dunia menggunakan COBOL dan FORTRAN dengan metode dekomposisi fungsional. Analisis dan disain berorientasi objek adalah cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas. Pengertian “berorientasi objek” berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang tepat dalam perancangan sistem berorientasi objek.
Setiap hari lingkungan sekitar mengalami perubahan. Tak hanya lingkungan, perubahan terhadap teknologi sangat cepat berubah. Ini merupakan tanda-tanda era globalisasi. Perkembangan organisasi sejalan dengan perubahan lingkungan telah menuntut organisasi untuk membuka diri terhadap tuntutan perubahan dan berupaya menyusun strategi kebijakan yang selaras dengan perubahan lingkungan. Sebagai upaya untuk mengantisipasi tuntutan organisasi, pembinaan dan pegembangan sumber daya manusia merupakan suatu hal yang mutlak harus segera dilakukan.