Search for:
Pelatihan Manajemen Sumber Daya Air
Training Manajemen Sumber Daya Air

Training Manajemen Sumber Daya Air

Pelatihan Manajemen Sumber Daya AirTraining Manajemen Sumber Daya Air di Bumi

Deskripsi

Air adalah sumber daya yang penting bagi kehidupan di planet. Dari seluruh sumber daya air di bumi, hanya tiga persen yang merupakan air tawar, dan dua pertiganya berada dalam kondisi beku di es kutub dan gletser. Seperlima dari satu persennya berada di lokasi yang tidak terjangkau atau tidak bisa dimanfaatkan (misal air yang mengalir sebagai banjir akibat hujan deras). Kurang lebih hanya 0.08 persen dari total air tawar yang mampu dimanfaatkan oleh manusia dan kebutuhan tersebut terus berkembang untuk berbagai kebutuhan. Sumber daya air selalu memainkan peranan yang penting bagi kehidupan di dunia ini. Meningkatnya kebutuhan air dan penurunan kualitas air terus-menerus sebagai akibat pertambahan populasi penduduk dan meningkatnya kegiatan-kegiatan produksi, mengakibatkan situasi sistem-sistem yang sudah ada, yang sebagian besar bersifat lokal, fungsinya menjadi tidak lagi mencukupi. Rencana-rencana sistem-sistem sumber daya air yang baru, yang lebih luas, lebih rumit dan ambisius didesain, dibangun dan dioperasikan. Rencana-rencana semacam ini, misalnya pembangunan reservoir-reservoir dan jaringan irigasi yang berukuran besar, dalam skala satu daerah, daerah aliran sungai, atau beberapa daerah aliran sungai.

Pada mulanya masalah manajemen sumberdaya air dan lingkungan tidaklah terlalu kompleks. Ini disebabkan karena penduduk masih relatif sedikit dan kuantitas air berlimpah. Keadaan berubah dengan cepat setelah adanya perkembangan industri. Para pekerja dari sektor pertanian tertarik untuk berpindah ke sektor industri, karena sektor pertanian telah jenuh. Adanya penambahan penduduk, demikian juga dengan meningkatnya pemakaian air per kapita, serta perkembangan teknologi dan industri, maka sisa produk atau limbah ikut bertambah tekanannya terhadap lingkungan. Bersamaan dengan itu masyarakat juga memuntut adanya kualitas hidup dan lingkungan yang baik. Dengan memperhatikan semua jenis sikap masyarakat ini, maka pengembangan sumberdaya air dan proses manajemennya menjadi lebih kompleks dari pada sebelumnya.

Tujuan Training Manajemen Sumber Daya Air

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

Memahami pengertian dan konsep manajemen sumber daya air
Memahami kesepahaman di antara masyarakat dalam menyikapi persoalan sumber daya air
Peserta memperoleh input dalam memformulasikan teknik dan kebijakan pengelolaan sumber daya air yang tepat sesuai dengan karakter wilayah masing-masing
Menganalisa system manajemen sumber daya air yang tepat

Materi Pelatihan Manajemen Sumber Daya Air (SDA)

Pengertian manajemen sumber daya air
Macam-macam sistem sumber daya air
Komponen penting manajemen sumber daya air :
Dimensi spasial
Elemen-elemen yang perlu diperhatikan
Dimensi waktu
Aspek-aspek Manajemen Sumber Daya Air
Proses Manajemen Sumber Daya Air
Penggolongan Permasalahan Sumber-sumber Air
Pengendalian Sumber Daya Air
Aplikasi Analisa Sistem dalam Manajemen Sumberdaya Air

Peserta Training Manajemen Sumber Daya Air

Training ini diperuntukkan bagi:

Staff, Supervisor manager, ataupul level di atasnya dari divisi sumber daya manusia atau semua divisi dalam perusahaan;
Praktisi atau professional yang ingin mendalami tentang Manajemen Sumber Daya Air.

Instruktur Pelatihan Manajemen Sumber Daya Air

Budiarto, MT dan Team

Jadwal TMI Consultant 2026

Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026

Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026

Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026

Batch 4 : 8 – 9 April 2026

Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026

Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026

Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026

Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026

Batch 9 : 9 – 10 September 2026

Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026

Batch 11 : 4 – 5 November 2026

Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Biaya dan Lokasi Pelatihan :

  • Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
  • Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.

Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:

  1. Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
  2. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  3. Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
  4. 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  5. Training Room Full AC and Multimedia.
  6. Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
  7. Softfile Foto Training
  8. Sertifikat Pelatihan.
  9. Souvenir Exclusive.
Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan
Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan

Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan

Pelatihan Kesehatan dan Degradasi LingkunganPelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan Hidup

Deskripsi

Kehidupan manusia di dunia tak lepas dari lingkungannya. Dua hal yang saling berkaitan erat. Dalam persoalan lingkungan hidup, manusia mempunyai peranan yang sangat penting. Karena pengelolaan lingkungan hidup itu sendiri pada akhirnya ditujukan buat keberlangsungan manusia di bumi ini. Permasalahan lingkungan misalnya adanya degradasi. Degradasi adalah penurunan atau kemerosotan mutu tanah akibat perilaku manusia atau aktivitas alam, sehingga kondisi tanah lebih buruk dibanding sebelumnya. Degradasi tanah dapat meliputi aspek fisik, kimiawi, dan biologi tanah (Chen, 1998). Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan degradasi adalah berkurang dan hilangnya nutrisi, dan erosi tanah (IBSRAM, 1994, dalam Chen, 1998). Sebagai salah satu faktor penyebab degradasi, erosi tanah oleh air dan angin merupakan bentuk terpenting dari degradasi (Chen, 1998). Menurut Suripin (2001), erosi tanah merupakan suatu proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanah atas, baik disebabkan oleh pergerakan air maupun angin. Limpasan permukaan sebagai faktor pemicu utama erosi, pada akhirnya berakibat pada terjadinya degradasi lahan.

Membahas kesehatan banyak sekali permasalahan pengotoran udara sudah lama menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di negara industri yang banyak memiliki pabrik dan kendaraan bermotor. Di kota-kota besar pada saat ini, gedung tinggi, apartemen, jalan layang, mall dan infrastruktur megah lainnya sudah menjadi ciri khas dan elemen yang tidak bisa dipisahkan. Akan tetapi, seiring dengan perkembangannya, pembangunan yang pesat tersebut terkadang kurang memperhatikan penataan kawasan sehingga mempengaruhi lingkungan. Beberapa negara maju di dunia yang telah melalui masa-masa yang sama dengan bangsa kita saat mengganggap bahwa pembangunan yang tidak memperhatikan penataan lingkungan merupakan suatu kesalahan yang besar. Perubahan penggunaan lahan, kurangnya penyediaan ruang hijau dan ruang terbuka hijau pada setiap kawasan yang dikembangkan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya degradasi lingkungan kearah yang tidak baik seperti terjadinya polusi udara, polusi air, polusi suara, dll. Dengan demikian diperlukan suatu tindakan nyata yang bersifat realistis untuk dapat mengurangi dampak tersebut.

Tujuan Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan 

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami konsep mendasar mengenai konsep degradasi terhadap lingkungan
  • Menyadari bahwasannya degradasi sangatlah merusak lingkungan
  • Mampu menganalisa perkembangan degradasi lingkungan saat ini
  • Mampu memberikan solusi atas problematika degradasi lingkungan
  • Membantu pihak-pihak terkait dalam meminimalisir degradasi lingkungan demi kesehatan lingkungan

Materi Training Kesehatan dan Degradasi Lingkungan :

  1. Definsi Degradasi Lingkungan
  2. Bentuk-Bentuk Degradasi Lingkungan
  3. Faktor-Faktor Degradasi Lingkungan
  4. Degradasi Lingkungan terhadap Kesehatan saat ini
  5. Permasalahan Lingkungan
  6. Dampak Degradasi terhadap Kesehatan
  7. Pencegahan dan Solusi Masalah Degradasi Lingkungan
  8. Studi Kasus

Peserta Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan Hidup :

  • Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat
  • Kementerian Kehutanan
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  • Profesional yang membutuhkan Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan

Instruktur Pelatihan Kesehatan dan Degradasi Lingkungan :

Sri Prasetyo Budi, ST., MT dan Team

Jadwal TMI Consultant 2026

Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026

Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026

Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026

Batch 4 : 8 – 9 April 2026

Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026

Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026

Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026

Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026

Batch 9 : 9 – 10 September 2026

Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026

Batch 11 : 4 – 5 November 2026

Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Biaya dan Lokasi Pelatihan :

  • Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
  • Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.

Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:

  1. Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
  2. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  3. Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
  4. 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  5. Training Room Full AC and Multimedia.
  6. Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
  7. Softfile Foto Training
  8. Sertifikat Pelatihan.
  9. Souvenir Exclusive.
Perencanaan Penggunaan Lahan
Perencanaan Penggunaan Lahan

Perencanaan Penggunaan Lahan

Perencanaan Penggunaan LahanPerencanaan Penggunaan Lahan Tanah

Deskripsi

Transportasi dan tata guna lahan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dua hal ini sangat berhubungan erat, sehingga biasanya dianggap membentuk satu landuse transport system. Agar tata guna lahan dapat tercipta dengan baik maka kebutuhan transportasinya harus terpenuhi dengan baik. Sistem transportasi yang macet tentunya akan menghalangi aktivitas tata guna lahannya. Sebaliknya, jika tranportasi yang tidak melayani suatu tata guna lahan akan menjadi sia-sia. Perencanaan penggunaan lahan merupakan suatu upaya berupa negosiasi dengan stakeholder untuk mewujudkan keputusan dalam keberlanjutan penggunaan tanah di wilayah pedesaan secara baik, dari tahapan inisiasi sampai pada monitoring dalam implementasinya. Dalam perencaan penggunaan lahan tersebut dikenal istilah reasonable, feasible dan economic.

Pengelolaan lahan dilakukan pada suatu satuan lahan untuk menentukan keputusan yang tentu berbeda antara satuan lahan yang satu dengan lahan yang lain. (Rossiter, 1994 dalamNasution, 2005). Pengelolaan lahan serin gmenyebabkan terjadinya permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan, para pembangun ingin terus membangun yang menandakan kemajuan pembangunan namun berkaitan dengan daya dukung lahan tentu hal ini akan menjadi masalah. Untuk tujuan perencanaan penggunaan lahan untuk pembangunan wilayah secara berkelanjutan, idealnya adasistem klasifikasi yang dapat diadopsi oleh seluruh wilayah di permukaan bumi, sehingga sistem pemantauan dapat dilakukandenganbaik, baikdalam level lokalm aupun level benua. Hal terpenting dalam suatu perencanaan penggunaan lahan adalah usulan rencana lokasisertatujuanperuntukannya.

Tujuan Training Penggunaan Lahan :

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat:

  • Peserta dapat memahami betul konsep perencanaan penggunaan lahan dengan baik
  • Peserta dapat mengidentifikasifaktor-faktor dan karakteristik perencanaan penggunaan lahan di setiap wilayah
  • Peserta dapat mengidentifikasi sifat dan perkembangan perencanaan penggunaan lahan saa tini
  • Peserta dapat membantu pihak-pihak yang menangani perencanaan penggunaan lahan
  • Peserta memahami metode yang digunakan dalam mengidentifikasi dalam perencanaan penggunaan lahan

Materi Pelatihan Penggunaan Lahan Tanah :

1. Konsep dan definisi perencanaan penggunaan lahan
2. Fungsi perencanaan penggunaanlahan
3. Faktor yang mempengaruhi perencaan penggunaan lahan

  • Faktor manusia
  • Faktor fisik lahan (topografi, relief, jenistanah, geologi, dll)

4. Karakteristik prediksi dan perencanaan penggunaan lahan
5. Komponensis tem wilayah
6. Permasalahan dalam perencanan penggunaan lahan
7. Tahapan perencanaan penggunaan lahan
8. Peraturan pemerintah dalam penataan ruang wilayah
9. Studi Kasus

Peserta  Training Penggunaan Lahan :

Staff, Supervisor, Manager hingga level di atasnya;
Praktisi atau profesional yang ingin menambah pengetahuan mengenai Perencanaan Penggunaan Lahan.

Instruktur Pelatihan Penggunaan Lahan Tanah :

Budi Basuki, ST.,M.Eng dan Team

Jadwal TMI Consultant 2026

Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026

Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026

Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026

Batch 4 : 8 – 9 April 2026

Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026

Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026

Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026

Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026

Batch 9 : 9 – 10 September 2026

Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026

Batch 11 : 4 – 5 November 2026

Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Biaya dan Lokasi Pelatihan :

  • Jakarta: Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Bandung: Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
  • Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.

Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:

  1. Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
  2. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  3. Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
  4. 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  5. Training Room Full AC and Multimedia.
  6. Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
  7. Softfile Foto Training
  8. Sertifikat Pelatihan.
  9. Souvenir Exclusive.
SERTIFIKASI OPERATOR CHAINSAW
SERTIFIKASI OPERATOR CHAINSAW

SERTIFIKASI OPERATOR CHAINSAW

Menurut Undang-undang No. 41 tahun 1999 tentang kehutanan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alamhayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungan yang satudengan yang lain tidak dapat dipisahkan. Hutan merupakan salah satu sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (renewable resource). Hal ini dikarenakanhutan dapat diadakan kembali sehingga mampu menghasilkan kembali.

Salah satu aktifitas pemanenan hasil hutan adalah penebangan dan pemotongan pohon yang dilaksanakan oleh operator chainsaw. Kegiatan pemanenan hasil hutan berupa kayu memegang peranan penting dalam kegiatan pengelolaan hutan. Kegiatan pemanenan hasil hutan (harvesting)sebagai bagian dari pengelolaan hutan juga harus memperhatikan asas kelestarianhutan tersebut. Kegiatan pemanenan hasil hutan dapat optimal dan lestari apabiladidalam perencanaannya matang dalam berbagai aspek.

Operator chainsaw, bersama-sama unit lainnya di dalam sebuah kesatuanmanajemen, merupakan salah satu ujung tombak perusahaan dalam mensukseskan tujuan sebuah usaha. Pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja yang baik dan benar dari seorang operator chain saw disertai sertifikasi yang baik menjadi ketentuan penting yang tidak dapat diabaikan demi tercapainya target yang diinginkan. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan kapasitas (capacity building) operator chainsaw melalui kegiatan in house training sertifikasi operator, yang diharapkan dapat secara kumulatif bersama komponen lain akan meningkatkan performa perusahaan.

Program pelatihan ini dirancang tidak hanya secara teoritis tetapi juga didesain dengan kegiatan praktek sehingga materi yang diberikan bisa langsung diaplikasikan oleh para peserta. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara indoor, tetapi juga akan diajak untuk langsung mengaplikasikan materi yang telah didapatkannya di kelas. Program pelatihan ini didesain secara khusus untuk dilaksanakan di alam terbuka, yaitu di hutan atau di lingkungan perkebunan.

Tujuan

Setelah mengikuti diklat ini peserta diharapkan dapat memahami dan melaksanakan peraturan keselamatan, penggunaan gergaji mesin, dan prosedur penebangan dan pembagian batang pohon sesuai teknik dan standar yang tepat dan efisien.

Setelah selesai mengikuti diklat ini, diharapkan para peserta mampu:

Memahami peraturan keamanan dan keselamatan kerja khususnya yang berhubungan dengan penggunaan gergaji mesin (chain saw)
Mempersiapkan penggunaan dan perawatan gergaji mesin sesuai dengan standar yang telah ada
Menebang pohon secara tepat dan aman
Memotong kayu secara akurat sesuai dengan standar menggunakan teknik yang aman dan efisien
Melakukan teknik pertolongan pertama yang sesuai dengan keselamatan operator chainsaw.

Materi

I.TEORI

  • Bina Suasana Pelatihan
  • Peraturan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3)
  • Penggunaan dan Perawatan Gergaji Mesin
  • Teknik Penebangan Pohon
  • Teknik Pembagian Batang
  • Teknik Pembagian Batang

II.Praktek

  • Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3)
  • Penggunaan dan Perawatan Gergaji Mesin
  • Teknik Penebangan Pohon
  • Teknik Pembagian Batang
  • Teknik Pertolongan Pertama

Peserta

Peserta yang diharapakan berpartisipasi dalam program pelatihan ini antara lain para karyawan yang dalam pekerjaannya menggunakan gergaji mesin sebagai peralatannya.

Persyaratan Peserta

  • Memiliki pengetahuan dasar tentang pengoperasian chainsaw
  • Memiliki surat keterangan sehat dari dokter
  • Belum pernah mengikuti pelatihan sejenis

Koordinator

Materi pelatihan ini akan disampaikan langsung oleh Tim Pengajar dari Pusdiklat Departemen Kehutanan RI dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Lokasi :

Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

Fasilitas :

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive
  • Training room full AC and Multimedia