Banking And Financial Outlook 2013
Banking-And-Financial-Outlook-2013

DESKRIPSI

Pada kuartal tiga tahun 2011, industri perbankan di Indonesia menunjukkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan pendapatan rata-rata di atas 30%, itu didorong oleh kredit yang cukup padat di mana hingga Oktober menjadi Rp 2.106 triliun, sesuai target bank sentral dan bank yang terdaftar.

Pada tahun 2012, memang perlu diprediksi apakah bank yang terdaftar masih akan mencatat kinerja yang solid dengan Beberapa faktor seperti aset yang menghasilkan hasil yang tinggi seperti kredit konsumen, UKM
dan usaha mikro masih focus utama dalam memperluas kredit. Selain mengandalkan pendapatan dari pinjaman, bank yang terdaftar juga sudah mulai fokus mencari penghasilan lain di fee based incomeseperti dari trade finance, kartu kredit administrasi dan lainnya. Hal ini juga ditunjukkan dalam kecenderungan meningkat pada fee based kontribusi
pendapatan ke pendapatan operasional yang naik dari 18% pada 2005 menjadi 23% pada bulan Oktober 2011.

Oleh karena itu, para praktisi perbankan di indoneisa perlu dibekali kemampuan dalam melakukan forecasting kondisi keuangan dan perbankan Nasional khususnya pada tahun 2012 lebih bervariasi, potensi pasar domestik yang bisa menjamin pertumbuhan ekonomi setidaknya 4-5%, serta sektor finansial yang masih sound, yang didukung oleh permodalan yang lebih kuat dibandingkan 1998, serta governance yang lebih baik.

MATERI

  1. Kondisi Ekonomi Indonesia: Review 2012
    • Kondisi, Perkembangan dan Pelaksanaan Kebijakan Perbankan
    • Kondisi Perekonomian, Dampak Terhadap Perbankan dan Proyeksi
    Pertumbuhan Perbankan
    • Kondisi Perekonomian Dunia dan Domestik
    • Dampak Makro Ekonomi terhadap Perbankan dan Perbankan
    • Proyeksi Pertumbuhan Perbankan
  2. Prospek 2013
    a. Economic Outlook 2013
    b. Banking Outlook 2013
    c. Capital Market Outlook 2013
    d. Arah Kebijakan Perbankan 2013
    e. Rintangan dan Tantangan
  3. Krisis Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Indonesia
  4. Indonesia di tahun 2013: Strategi Menghadapi RentannyaEkonomi
    Global
  5. Peluang Pengembangan Industri Perbankan berbasis IT

METODE

Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:

  1. Presentation
  2. Discuss
  3. Case Study
  4. Evaluation

PESERTA

Pelatihan ini ditujukan untuk para pelaku perbankan, terutama pada posisi / jabatan Analis, Pengelolaan Resiko, Divisi Kredit, dll

  •  Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Surabaya: Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta (Minimal 2 Peserta).
  • Bali: Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
  • Lombok: Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor CS kami.

Fasilitas Pelatihan di TMI Consultant:

  1. Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
  2. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  3. Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
  4. 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  5. Training Room Full AC and Multimedia.
  6. Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
  7. Softfile Foto Training
  8. Sertifikat Pelatihan.
  9. Souvenir Exclusive.